Aku, dan kamu. melangkah dengan Pertemuan yang indah. kakiku, dan kakimu berjalan begitu saja. tanpa peduli waktu, tanpa wajah semu. kenangan dan tawa terbingkis indah didalamnya. mengukir senyum ketika aku megingatnya. indah. dan aku tidak ingin lupa. Seperti sampai detik ini, aku tidak ingin melupakan bagaimana indahnya senja kala petang tiba. senja yang semakin memerah ketika pipiku bersandar manis dibahumu. Dan waktu. aku tidak mengerti betapa waktu dapat mengubah segalanya. waktu mengubah perasaanmu? jika iya, aku turut bersedih untuk itu. maka biarkan aku berdiri dengan segala ingatan itu :)
Pernahkah kalian merelakan seseorang yang kalian sayangi? Uhm.. maksudku.. Pernahkan kalian meyakinkan diri kalian bahwa kalian bisa dan mampu untuk merelakan seseorang yang kalian sayangi pergi? Kalau pernah, berarti kita sama. Kita pernah berusaha semampu kita untuk merelakan seseorang yang kita sayangi untuk pergi. Pergi dari kehidupan kita, dan membiarkan diri kita terluka hingga sembuh dengan sendirinya. Kalau aku... Aku menganggap ‘seseorang’ itu sebagai mimpiku. Mimpi indahku. Mimpi terindah kedua setelah mimpiku untuk menjadi seorang penulis. Penulis yang mampu membuat orang lain bahagia karna tulisanku. Karena setiap kata-kata yang kuhias hingga orang yang membacanya bisa terus tersenyum. Kalau kalian, apa mimpi kalian? Apapun mimpi kalian itu, aku yakin. Mimpi kalian pasti sangat indah. Indah dalam bentuk apapun mimpi itu. Entah mimpi untuk bisa selalu bersama orang-orang yang kalian sayangi, atau mimpi untuk bisa selalu merasa bahagia meski terkadang hi...
Komentar
Posting Komentar